BGN Digeledah, Mantan Kepala  Dadan Hindayana Dijemput

BGN Digeledah, Mantan Kepala Dadan Hindayana Dijemput

RAJAWALIBORNEO.COM.       Jakarta – Aktivitas di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak lumpuh pada Rabu (03/06/2026) pagi setelah tim Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor lembaga tersebut di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Pada saat yang sama, mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, dikabarkan dijemput oleh penyidik.

Kantor BGN Digeledah Kejagung.
DOK. Kantor BGN Digeledah Kejagung.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa tidak hanya Dadan yang diamankan. Seorang pejabat tinggi BGN lainnya juga disebut turut dibawa untuk kepentingan pemeriksaan. Namun demikian, hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari Kejaksaan Agung maupun pihak BGN terkait status hukum pihak-pihak yang disebutkan.

Sejak pagi hari, akses menuju kantor BGN dijaga ketat. Para pegawai yang datang untuk bekerja tidak diperkenankan memasuki gedung. Selain itu, awak media yang hendak melakukan peliputan juga diminta tetap berada di luar area kantor.

BACA JUGA: Hari Pers Nasional, Kejaksaan Akui Pers Jadi Penentu Kepercayaan Publik

Menurut keterangan seorang karyawan yang identitasnya dirahasiakan, penggeledahan berpusat di salah satu lantai gedung.

“Ada penggeledahan di lantai 2, petugasnya banyak dan kami tidak boleh mendekat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, sejumlah kendaraan dan petugas terlihat keluar masuk area kantor selama proses penggeledahan berlangsung. Karena itu, aktivitas pelayanan publik di lingkungan BGN untuk sementara terhenti.

Menariknya, penggeledahan tersebut terjadi hanya sehari setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan besar di tubuh Badan Gizi Nasional. Momentum yang berdekatan itu memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat mengenai kemungkinan adanya keterkaitan antara perubahan struktur organisasi dan proses hukum yang sedang berjalan.

BACA JUGA: Ahok Dorong Aparat Periksa Erick Thohir dan Jokowi soal Dugaan Korupsi Minyak

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat pernyataan resmi yang menghubungkan kedua peristiwa tersebut. Oleh sebab itu, informasi mengenai latar belakang penggeledahan masih menunggu penjelasan dari aparat penegak hukum.

Sampai pukul 11.30 WIB, gerbang kantor BGN masih tertutup rapat. Sementara itu, jumlah pegawai yang menunggu di luar area kantor terus bertambah.

Di sisi lain, publik kini menantikan penjelasan resmi dari Kejaksaan Agung mengenai dasar penggeledahan, pihak-pihak yang diamankan, serta perkara yang sedang ditangani. Kejelasan informasi tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penggeledahan dilaporkan masih berlangsung dan belum ada konferensi pers resmi dari pihak terkait.

PEWARTA: FPK.

EDITOR: REDAKSI.

error: Content is protected !!