RAJAWALIBORNEO.COM. Pontianak, Kalimantan Barat – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat pada Senin hingga Selasa, 7–8 Juli 2025.
BACA JUGA: Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan Peran Advocaat Generaal pada Hari Lahir Kejaksaan RI ke-79
Dalam agenda tersebut, Jaksa Agung memberikan pengarahan menyeluruh kepada jajaran Kejaksaan se-wilayah Kalimantan Barat guna memperkuat kinerja dan sinergi kelembagaan dalam mendukung penegakan hukum serta pembangunan nasional.
Mengawali arahannya, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi atas kinerja Kejati Kalbar yang dinilai telah berkontribusi besar dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan.
BACA JUGA: Tiga Tokoh Dipanggil Kejati Kalbar, Termasuk Sutarmidji.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks dan menuntut kerja yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.
“Kepercayaan publik kepada Kejaksaan saat ini berada pada tingkat tertinggi di antara lembaga penegak hukum lainnya, sebagaimana ditunjukkan oleh hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA,” ungkapnya.
BACA JUGA: Paulus Andy Mursalim Disidang, Kejati Kalbar Didesak Tangkap Tiga DPO.
Jaksa Agung menekankan bahwa pencapaian tersebut harus disikapi dengan penuh kewaspadaan. Ia mengibaratkan, “Semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang angin menerpa.” Menurutnya, kritik dan serangan balik terhadap Kejaksaan adalah hal yang tidak dapat dihindari.
BACA JUGA: Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah SMA Mujahidin, Kejati Kalbar Periksa Dua Saksi.
“Menanggapi berbagai serangan balik terhadap prestasi Kejaksaan, saya minta seluruh jajaran untuk tetap fokus dan profesional. Kritik harus dijawab dengan data dan fakta, serta soliditas internal harus terus dijaga,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan proporsionalitas dalam proses penegakan hukum, khususnya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Ia menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Ingat, semua orang di mata hukum sama. Maka, penegakan hukum harus setara dan tidak boleh tebang pilih,” ujarnya.
Menutup arahannya, Jaksa Agung mengimbau seluruh jajaran Kejaksaan di wilayah Kalbar untuk menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, menjaga kepercayaan masyarakat, dan tidak menyia-nyiakan amanah yang telah diberikan.
Dalam kunjungan tersebut, Jaksa Agung didampingi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Ahelya Abustam, Kepala Pusat Penerangan Hukum Harli Siregar, Kepala Biro Kepegawaian Sri Kuncoro, Asisten Khusus Jaksa Agung Nurcahyo Jungkung Madyo, serta Asisten Umum Jaksa Agung Yusfidli Adhyaksana.
Pewarta : ARDI.
Editor : Syafarudin Delvin.
