Rajawaliborneo.com. Kapuas Hulu, Kalimantan Barat – Warga Dusun Kedaung Raya, Desa Beringin, Kecamatan Bunut Hulu Kabupaten Kapuas Hulu, 17 Februari 2025, digegerkan oleh penemuan mayat seorang pria yang diduga menjadi korban pembunuhan. Korban diketahui bernama Jamaludin (68), seorang petani yang tinggal di wilayah tersebut. Selasa (18/02/2025).
Baca Juga : Polres Kapuas Hulu Tetapkan 22 Tersangka Tambang Emas Ilegal.
Menurut laporan kepolisian, mayat korban ditemukan pada Senin (17/02/2025) sekitar pukul 05.30 WIB oleh seorang warga bernama Rita Novrianti. Rita bersama suaminya awalnya mendengar suara berisik dari gedung serba guna yang berada di depan rumah mereka. Saat mengintip dari jendela, ia melihat seorang pria membersihkan darah di jalan dengan sebilah parang di tangan kiri. Tak lama kemudian, pria tersebut melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Baca Juga Tiga Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Selimbau, Kapuas Hulu.
Merasa curiga, Rita mengecek gedung serba guna dan menemukan banyak bercak darah serta kaki korban. Sontak, ia berteriak histeris hingga mengundang perhatian warga sekitar. Polisi yang menerima laporan langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Identitas Korban dan Saksi, Korban diketahui bernama Jamaludin, kelahiran Nanga Suruk, 1 Juli 1957. Ia bekerja sebagai petani dan tinggal di Dusun Kedaung Raya. Sementara itu, dua saksi utama dalam kasus ini adalah Rita Novrianti dan Kurniawan, seorang pria asal Sambas yang diduga sebagai teman sekamar korban.
Baca Juga : Dua Warga Desa Mantan, Kecamatan Suhaid Tewas Tertimpa Longsor Saat Bekerja Peti.
Penemuan Barang Bukti, Saat melakukan pemeriksaan di TKP, polisi menemukan sebuah KTP dan handphone yang diduga milik pelaku. Identitas pemilik KTP tersebut adalah Hairi, seorang pria berusia 27 tahun yang beralamat di Desa Sengkuang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang.
Tindakan Kepolisian, Polisi telah melakukan sejumlah langkah untuk mengungkap kasus ini, di antaranya: Memasang garis polisi di lokasi kejadian. Melakukan koordinasi dengan keluarga korban.
Mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Membuat laporan kepada pimpinan kepolisian.
Pencarian Pelaku, Pasca penemuan mayat, warga sekitar mulai melakukan pencarian terhadap pelaku. Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban agar tetap menjaga situasi kondusif dan menyerahkan penyelidikan kepada pihak berwenang.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut, dan kepolisian akan terus memberikan perkembangan terkait proses pencarian pelaku serta motif di balik kejadian tragis ini.
Pewarta : YNO.
