RAJAWALIBORNEO.COM. Pontianak, Kalimantan Barat – Kediaman Sultan Syarif Melvin Alqadri di Kompleks Istana Kadriah, Jalan Tanjung Raya 1, menjadi lokasi silaturahmi jajaran intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Selasa (02/12/2025). Pertemuan berlangsung hangat dan mencerminkan kedekatan antara tokoh adat dan institusi penegak hukum.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sultan Melvin, yang juga anggota DPD RI. Sejak kedatangan rombongan, suasana kekeluargaan tampak jelas. Dialog mengalir terbuka dan tanpa sekat, memperlihatkan hubungan baik yang telah terjalin selama ini.
BACA JUGA: Sultan Melvin Gencar Konsolidasi Jelang Pemilihan KONI Kalbar
Selama perbincangan, kedua pihak membahas perkembangan di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat. Topik yang diangkat mencakup dinamika sosial, upaya menjaga stabilitas keamanan, serta pentingnya sinergi antara tokoh adat, perwakilan daerah, dan aparat penegak hukum.
BACA JUGA: Kejati Kalbar Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah Rp22,04 Miliar.
Sultan Melvin menekankan pentingnya “komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan antarelemen strategis daerah.” Di sisi lain, jajaran intel Kejati Kalbar menyampaikan apresiasi atas peran tokoh lokal dalam menjaga suasana kondusif.
Walaupun tidak memiliki agenda formal, pertemuan tersebut dipandang memiliki nilai strategis. Bagi Kejati Kalbar, silaturahmi menjadi bagian pendekatan kemasyarakatan yang mengedepankan dialog. Bagi Sultan Melvin, kunjungan ini merupakan penghargaan terhadap Istana Kadriah sebagai simpul budaya dan sosial di Pontianak.
Komitmen Bersama, di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat untuk terus membuka ruang komunikasi dan kerja sama demi menjaga kestabilan Kalimantan Barat. Silaturahmi ini menjadi contoh bahwa harmoni dapat terbangun ketika tokoh daerah dan institusi hukum memperkuat komunikasi yang baik dan saling menghormati.
Pewarta: 44NG.
Editor: Syafarudin Delvin.
