Camat Ulu Rawas Ultimatum Penambang Emas Ilegal

Camat Ulu Rawas Ultimatum Penambang Emas Ilegal

RAJAWALIBORNEO.COM. Muratara, Sumatera Selatan – Camat Ulu Rawas, M. Darmawan, menyampaikan peringatan tegas kepada masyarakat Desa Pulau Kidak, Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara, terkait aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah tersebut.

Dalam arahannya pada Minggu, 27 Juli 2025, Camat Darmawan meminta kepada Kepala Desa Pulau Kidak beserta seluruh perangkatnya untuk menyampaikan kepada warga yang memiliki alat berat agar menghentikan seluruh kegiatan penambangan ilegal.

“Tolong sampaikan kepada para pelaku PETI yang masih menggunakan alat berat agar segera menghentikan aktivitas penambangan emas. Alat berat itu juga harus segera dikeluarkan dari wilayah desa,” ujar Camat Darmawan saat menyampaikan arahan di rumah Kepala Desa Pulau Kidak.

Penegasan dari Aparat Keamanan., Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Rawas Ulu, Iptu Harry, turut menguatkan pernyataan tersebut. Ia menekankan bahwa peringatan kali ini bukan lagi sebatas sosialisasi, melainkan merupakan bentuk tindakan serius dari aparat keamanan.

“Pak Kades, mohon bantu kami dalam menyelesaikan persoalan ini, khususnya di Desa Pulau Kidak. Kami bersama TNI akan mendukung sepenuhnya. Bila masih ada keluarga atau warga yang melakukan PETI, kami tidak segan menindak tegas sesuai aturan,” tegas Iptu Harry.

Seruan dari TNI, hentikan sebelum ditindak., Sementara itu, Komandan Pos Koramil Ulu Rawas, Kapten Infanteri Nasution, juga menyampaikan imbauan keras kepada para pelaku penambangan ilegal. Ia mengingatkan bahwa banyak kerugian yang bisa terjadi apabila penindakan hukum sudah dilakukan.

“Kami mohon agar aktivitas PETI segera dihentikan. Kasihan saudara-saudara kita di Rawas Ulu yang terdampak. Kita juga sedang mempersiapkan perayaan HUT RI ke-80. Bila penambangan ini masih berlanjut, jangan salahkan aparat jika alat berat disita dan pelaku diproses hukum,” tandas Kapten Nasution.

Camat Darmawan menambahkan bahwa jika peringatan ini tetap diabaikan, maka pemerintah dan aparat akan mengambil tindakan yang lebih tegas. Ia menyadari bahwa tugas tersebut tidak mudah, namun harus dijalankan demi keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.

“Saya tahu ini tidak mudah, bahkan seorang camat pun kerap disepelekan. Tapi kita harus hadapi tantangan ini dengan cepat dan bersama-sama,” tutupnya.

Pewarta : JUN.

Editor     : Syafarudin Delvin.

error: Content is protected !!