Puluhan Tahun Tak Diaspal, Warga Dusun Jaur Kecewa

Puluhan Tahun Tak Diaspal, Warga Dusun Jaur Kecewa

RAJAWALIBORNEO.COM. Sambas, Kalimantan Barat – Warga Dusun Jaur, Desa Kartiasa, Kabupaten Sambas, kembali menyuarakan kekecewaan terhadap kondisi jalan di wilayah mereka yang hingga kini belum tersentuh pembangunan aspal. Keluhan itu disampaikan warga karena akses utama yang digunakan setiap hari dinilai masih memprihatinkan dan belum mengalami perubahan berarti selama bertahun-tahun, Jumat (22/05/2026).

Jalan Dusun Jaur Rusak, Warga Tagih Janji Pemkab Sambas.
DOK.Jalan Dusun Jaur Rusak, Warga Tagih Janji Pemkab Sambas.

Menurut warga, pergantian kepemimpinan dari tingkat pusat hingga daerah belum membawa dampak nyata terhadap pembangunan infrastruktur di Dusun Jaur. Mereka menilai janji pembangunan terus disampaikan setiap periode, namun kondisi jalan tetap bertahan seperti sebelumnya.

Sejumlah warga menyebut kondisi tersebut membuat masyarakat merasa dianaktirikan dan diabaikan. Selain itu, mereka menilai aspirasi yang selama ini disampaikan belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

BACA JUGA: Jalan Alternatif Sambas Rusak Tiga Tahun, DPU Janji Bertahap

“Seolah ada sekat tebal yang membuat mata para pejabat tidak mampu melihat dan telinga mereka tidak mau mendengar jeritan warga Dusun Jaur. Kami merasa dianaktirikan, dikorbankan, dan diabaikan,” tegas seorang warga kepada awak media.

Kekecewaan warga, lanjutnya, semakin memuncak karena jalan tersebut merupakan akses vital yang setiap hari dilalui ratusan masyarakat untuk beraktivitas.

“Kami sudah muak dan lelah berharap. Jalan yang dipakai ratusan warga setiap hari dibiarkan rusak puluhan tahun tanpa aspal. Kami mempertanyakan ke mana aliran dana pemeliharaan dan pembangunan jalan selama ini,” ujarnya.

BACA JUGA: DPRD Sambas Konsultasi Penanganan Jalan ke Dinas PUPR Kalbar

Warga menilai persoalan jalan di Dusun Jaur bukan lagi sekadar kerusakan infrastruktur biasa. Namun, kondisi itu dianggap sebagai bentuk ketimpangan pembangunan yang dirasakan masyarakat di wilayah tersebut.

Selain menghambat aktivitas warga, jalan yang belum diaspal juga dinilai berdampak terhadap mobilitas ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat desa. Karena itu, warga meminta pemerintah daerah segera memberikan perhatian dan langkah konkret.

Masyarakat juga mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas dalam pemerataan pembangunan, khususnya terhadap akses jalan dasar yang dinilai sangat dibutuhkan warga.

Kini warga Dusun Jaur berharap adanya tindakan nyata, bukan sekadar janji pembangunan yang terus berulang setiap pergantian kepemimpinan.

“Masyarakat hanya ingin jalan yang layak dan bisa digunakan dengan nyaman. Kami berharap pemerintah benar-benar hadir untuk rakyat,” ungkap warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait di Kabupaten Sambas mengenai rencana pengaspalan maupun langkah konkret terhadap kondisi jalan di Dusun Jaur, Desa Kartiasa.

PEWARTA: REVIE.

EDITOR: REDAKSI 

error: Content is protected !!