Speedboat Kecelakaan di Jermal 9, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Speedboat Kecelakaan di Jermal 9, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Rajawaliborneo.com.   Kubu Raya, Kalimantan Barat – Padang Tikar, – Sebuah speedboat bernama LB. Yakin Usaha dilaporkan tenggelam di perairan Jermal 9, Laut Padang Tikar, Kalimantan Barat, pada Kamis 17 April 2024 sore. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang penumpang dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam pencarian oleh tim gabungan. Informasi awal diterima pada pukul 19.00 WIB dari masyarakat yang melaporkan adanya kecelakaan laut berupa tenggelamnya satu unit speedboat. Dari data yang dihimpun, speedboat LB. Yakin Usaha dikemudikan oleh Sdr. Ipin, dengan total penumpang 15 orang termasuk pengemudi.

DOK. Speedboat Tenggelam Diterjang Cuaca Buruk di Laut Padang Tikar.

Speedboat tersebut diketahui berangkat dari Rasau Jaya pada pukul 07.00 WIB dengan membawa tiga orang penumpang, menuju kapal yang berada di Laut Padang Tikar. Saat dalam perjalanan pulang pada sore harinya, speedboat menambah 11 penumpang dari lokasi tersebut, sehingga total penumpang menjadi 15 orang.

Dalam perjalanan pulang, cuaca berubah drastis dengan hujan lebat, gelombang tinggi, dan angin kencang. Karena kondisi tersebut, speedboat memutuskan bertambat di Jermal 9 untuk berteduh. Namun, akibat gelombang yang semakin besar dan angin yang terus bertiup kencang, LB. Yakin Usaha tidak mampu bertahan dan akhirnya tenggelam.

Sebanyak 12 orang, termasuk pengemudi, berhasil menyelamatkan diri dengan naik ke atas Jermal. Mereka kemudian dievakuasi menggunakan tugboat menuju daratan. Enam korban selamat telah dibawa ke Padang Tikar, sementara enam lainnya dievakuasi ke Muara Kubu.

Tiga orang penumpang lainnya dilaporkan hilang setelah hanyut terbawa arus laut karena tidak mampu bertahan di tiang Jermal. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim penyelamat menggunakan kapal TB. Polewali, dengan dukungan cuaca yang masih belum bersahabat.

Hingga saat ini, tindakan yang telah diambil meliputi koordinasi dengan Basarnas, TNI-AL Muara Kubu, dan KPLP Muara Kubu, penyusunan laporan awal kejadian, serta pelaporan langsung kepada pihak pimpinan. Tim Basarnas dijadwalkan segera tiba di lokasi untuk melakukan pencarian lebih lanjut, menyesuaikan dengan kondisi cuaca yang masih ekstrem.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk tetap waspada terhadap cuaca buruk yang berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran.

Pewarta: FPK.

error: Content is protected !!