LSM Desak Wali Kota Ganti Direktur PDAM Palopo

LSM Desak Wali Kota Ganti Direktur PDAM Palopo

RAJAWALIBORNEO.COM. Palopo, Sulawesi Selatan – Sejumlah warga di beberapa kecamatan Kota Palopo menyampaikan keluhan terkait pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Minggu, (30/08/2025).

Gangguan yang paling banyak dirasakan masyarakat meliputi suplai air yang tidak lancar, bahkan kerap tidak mengalir sama sekali. Selain itu, sebagian pelanggan juga mengaku keberatan dengan tagihan bulanan yang membengkak meski distribusi air tersendat.

Masalah PDAM Palopo ini terutama dirasakan oleh warga di Kecamatan Bara, Wara Barat, Wara Timur, dan Wara Selatan. Masyarakat berharap kepemimpinan Wali Kota Palopo yang baru dapat membawa perubahan signifikan, khususnya pada sektor pelayanan air bersih. Harapan tersebut muncul agar pelanggan tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat pasokan air yang tersendat.

Kritik LSM terhadap Manajemen PDAM., Ketua Umum Laskar Anti Korupsi Sawerigading Republik Indonesia (LAKS-RI), Chandra M, S.Pd., SH., MH., menyoroti masalah yang berlarut-larut tersebut. Ia menilai manajemen PDAM Palopo tidak menunjukkan perubahan berarti dari waktu ke waktu.

“Persoalan ini bukan baru terjadi. Keluhan masyarakat sudah berlangsung lama, tetapi sampai sekarang Direktur PDAM Palopo belum mampu mengatasinya. Oleh karena itu, saya meminta kepada Wali Kota Palopo untuk segera mengganti Direktur PDAM dengan sosok yang lebih profesional,” tegas Chandra saat ditemui di tempat berbeda.

Ia menambahkan, pergantian pimpinan PDAM menjadi langkah yang mendesak agar keluhan pelanggan bisa segera ditangani.

“Sudah selayaknya ada direktur baru yang mampu bekerja secara profesional dan menjamin kelancaran suplai air. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan air bersih yang layak setiap waktu, bukan hanya pada jam-jam tertentu,” tutupnya.

Belum Ada Tanggapan Resmi., Hingga berita ini diterbitkan, Direktur PDAM Palopo belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pelanggan di sejumlah wilayah Kota Palopo.

Pewarta: Revie 

Editor : Syafarudin Delvin.

error: Content is protected !!