TPA Burangkeng Berbenah, Akses Jalan Makin Lancar

TPA Burangkeng Berbenah, Akses Jalan Makin Lancar

RAJAWALIBORNEO.COM.    Bekasi, Jawa Barat – Kondisi akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menunjukkan perubahan signifikan. Berdasarkan dokumentasi yang dibandingkan antara 2024 dan 2026, kawasan tersebut kini tampak lebih tertata setelah dilakukan penataan menggunakan alat berat.

Perubahan itu terlihat jelas pada kondisi jalan di sekitar area TPA. Jika sebelumnya tumpukan sampah dan genangan air kotor mengganggu aktivitas, kini akses kendaraan tampak lebih lebar, padat, serta lebih mudah dilalui masyarakat dan pengemudi truk sampah.

Dokumentasi tahun 2024 memperlihatkan kondisi jalan yang cukup memprihatinkan. Tumpukan sampah terlihat berada di sisi jalan, sementara air kotor bercampur lumpur menggenangi sejumlah titik.

Akibatnya, aktivitas kendaraan pengangkut sampah menjadi kurang nyaman. Selain itu, kondisi lingkungan tersebut juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, genangan, serta persoalan kebersihan yang dapat mengganggu warga di sekitar kawasan TPA.

BACA JUGA: Perda LP2B Bekasi Mandek, Aktivis Soroti Kelalaian Pemda

Karena itu, penataan kawasan menjadi kebutuhan penting agar akses menuju lokasi pembuangan sampah dapat digunakan secara lebih aman dan tertib.

Memasuki 2026, perubahan kondisi kawasan terlihat cukup mencolok. Penggunaan alat berat membantu proses perapihan dan penataan sejumlah titik di area TPA Burangkeng.

Selain itu, jalan yang sebelumnya terlihat sempit dan tidak tertata kini telah diperlebar serta dipadatkan. Dengan demikian, kendaraan pengangkut sampah dapat melintas dengan lebih lancar.

Sejumlah perubahan yang terlihat antara lain:

  • Sampah diangkut dan diarahkan ke titik pembuangan yang telah ditentukan petugas.
  • Jalan diperlebar dan dipadatkan sehingga akses kendaraan lebih lancar.
  • Lingkungan sekitar TPA terlihat lebih tertata.
  • Area parkir bagi pengemudi truk sampah tersedia untuk mendukung aktivitas kendaraan.
  • Masyarakat dapat melintas dan beraktivitas dengan kondisi lingkungan yang lebih nyaman.

Perubahan tersebut mendapat perhatian dari warga yang melintas di kawasan TPA Burangkeng. Salah satunya Bayu, yang menilai penggunaan alat berat menjadi bagian penting dalam proses perapihan kawasan.

BACA JUGA: IWOI Bekasi Desak Audit BUMD Dibuka

“Ini hasil kerja keras dinas lingkungan hidup mengambil langkah menggunakan alat berat untuk merapikan TPA Burangkeng. Harapannya, kawasan ini semakin tertata dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Bayu.

Menurutnya, perbedaan kondisi antara dokumentasi 2024 dan 2026 terlihat cukup jelas. Karena itu, ia berharap penataan tidak berhenti pada perapihan sementara, tetapi terus dilakukan secara berkelanjutan.

Perubahan kawasan TPA Burangkeng menunjukkan bahwa penanganan persoalan sampah membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah dan dinas terkait memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan kawasan berjalan secara tertib.

Di sisi lain, masyarakat dan para pengemudi truk sampah juga perlu menjaga kawasan tersebut agar tetap bersih. Dengan begitu, hasil penataan tidak kembali pada kondisi sebelumnya.

Ke depan, penataan, pengangkutan sampah, pemadatan jalan, serta pengaturan titik pembuangan perlu dilakukan secara konsisten. Langkah tersebut penting agar akses TPA Burangkeng tetap aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun kendaraan pengangkut sampah.

Dengan demikian, perubahan dari kondisi 2024 menuju 2026 menjadi gambaran bahwa pembenahan kawasan dapat dilakukan ketika penataan dan pengelolaan berjalan secara berkelanjutan.

TPA Burangkeng yang lebih tertata bukan hanya soal kondisi jalan, tetapi juga menyangkut kenyamanan masyarakat, kelancaran pengangkutan sampah, dan kebersihan lingkungan Kabupaten Bekasi.

PEWARTA: 4RDI.

EDITOR: REDAKSI.

error: Content is protected !!