Enam Bulan Berlalu Kasus Pengeroyokan Warga Sukaraja Belum Terungkap

Enam Bulan Berlalu Kasus Pengeroyokan Warga Sukaraja Belum Terungkap

RAJAWALIBORNEO.COM. Muratara, Sumatera Selatan – Kasus pengeroyokan terhadap Saipul, warga Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), hingga kini belum menemui titik terang. Padahal, laporan tersebut telah hampir enam bulan bergulir di Polres Muratara tanpa kejelasan penanganan. Peristiwa itu dilaporkan terjadi pada Selasa, (16/12/2025).

Hingga saat ini, tiga orang terduga pelaku pengeroyokan dilaporkan masih bebas berkeliaran. Ketiganya diduga merupakan petugas keamanan (PK) kebun milik Hasbi Asadiki, mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Partai Golkar periode 2019–2023.

Akibat pengeroyokan tersebut, Saipul mengalami luka bacok serius di bagian punggung, sisi kanan dan kiri tubuh, serta lengan. Kondisi itu membuat korban tidak lagi mampu bekerja dan kehilangan sumber penghidupan untuk keluarganya.

Menanggapi lambannya penanganan perkara tersebut, Ketua LSM KCBI Muratara, Supriadi, selaku penerima kuasa korban, secara tegas mendesak Polres Muratara agar segera mengambil langkah hukum.

“Saya meminta aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Muratara, segera menindaklanjuti laporan ini dan menangkap para pelaku pengeroyokan Saipul agar mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” ujar Supriadi.

Selain itu, Supriadi mempertanyakan adanya perbedaan perlakuan dalam penanganan perkara yang dilaporkan oleh pihak Hasbi Asadiki dibandingkan laporan korban pengeroyokan.

“Kenapa laporan pembakaran pondok (MES) milik Hasbi Asadiki bisa cepat ditindaklanjuti? Apakah karena yang bersangkutan memiliki kekuasaan dan materi sehingga proses hukumnya berjalan cepat,” katanya.

Ia menambahkan, laporan pembacokan terhadap Saipul yang nyaris merenggut nyawa korban justru terkesan jalan di tempat. “Jangankan pelakunya ditangkap, dipanggil untuk dimintai keterangan saja sepertinya belum pernah dilakukan,” tambahnya.

Keluarga Korban Justru Ditahan., sementara itu, salah satu anggota keluarga Saipul yang dilaporkan oleh Hasbi Asadiki dengan tuduhan sebagai provokator pembakaran pondok kebun telah hampir empat bulan mendekam di balik jeruji besi. Saat ini, yang bersangkutan bahkan telah dipindahkan statusnya menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau.

Kondisi tersebut semakin menguatkan desakan berbagai pihak agar aparat penegak hukum bertindak profesional, transparan, dan berkeadilan dalam menangani seluruh laporan masyarakat tanpa pandang bulu.

error: Content is protected !!